(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkasSekarang ini banyak sekali elektronik kebutuhan rumah tangga untuk membantu kita di rumah. Salah satunya kulkas yang sering digunakan untuk menyimpan bahan makan. Tapi jika di rumah Anda tidak ada kulkas, tenang saja disini saya akan berbagi tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkas.

Sebelumnya yang disebut bahan makanan adalah semua jenis bahan pangan yang dapat di olah untuk di konsumsi dan sangat berhubungan erat dengan kehidupan manusia. Mengapa begitu? Karena awal mula makanan itu di buat dengan adanya bahan pangan, hampir semua manusia setiap harinya membutuhkan makanan.

Secara umum, bahan makanan di bedakan menjadi 2 yaitu

  • Bahan Makanan Hewani

Bahan makanan yang tersumber dari hewan atau produk yang berasal dari olahan hewani ini mengandung banyak protein dan lemak. Sumber hewani dapat diperoleh dari terlur ayam, susu, udang, ikan, cumi-cumi, daging.

  • Bahan Makanan Nabati

Merupakan bahan makanan yang berasal dari sumber nabati atau tumbuhan ini kebanyakan mengandung karbohidrat, vitamain, lemak serta protein yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh. Sumber nabati ini bisa berasal dari beras, jagung, ubi, buah-buahan, serta sayuran. Makanan nabati bisa diperoleh dari daun, batang, bunga, buah atau bagian lain dari tumbuhan.

Perbedaan Karakteristik Materi Makanan Nabati dan Hewani

1. Daya Simpan

Makanan hewani memiliki daya simpan yang lebih pendek (kecuali telur) alasannya yaitu hasil olahan makanan hewani tidak memiliki jaringan pelindung yang kokoh dan kuat. Dan artinya makanan nabati memiliki daya simpan lebih lama dari pada materi makanan hewani. Berbeda dengan materi makanan nabati yang memiliki struktur jaringan pelindung yang kuat, sehingga lebih bertahan lama.

2. Sifat

Bahan makanan hewani memiliki sifat yang lembek dan lunak, sehingga mudah terpengaruh oleh tekanan dari lingkungan luar.

3. Karakteristik jaringan

Bahan makanan nabati hampir semuanya mempunyai kesamaan karakteristik jaringan yang menyusunnya. Berbeda dengan karakteristik jaringan pada makanan hewani, yang memiliki karakteristik jaringan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, lemak pada daging terletak di jaringan lemak, sementara pada telur terdapat pada kuning telurnya.

4. Kandungan di dalamnya

Bahan makanan hewani memiliki sumber protein dan lemak, sedangkan makanan nabati kaya akan kandungan karbohidrat, mineral, vitamin, lemak, serta protein.

Teknik Pengawetan Makanan

Biasanya kebanyakan orang melaksanakan pengawetan pada bahan-bahan makanan untuk membuat daya tahan makanan nabati maupun hewani lebih lama. Di bawah ini yaitu teknik-teknik pengawetan makanan:
1. Bahan makanan nabati
  • Teknik diasinkan. Artinya pengawetan makanan dengan cara diasinkan, menyerupai kacang tanah.
  • Teknik dikeringkan. Artinya materi makanan nabati dikeringkan semoga bertahan lama, menyerupai kerupuk opak.
  • Teknik manisan. Bahan-bahan makanan dibuat manisan semoga bertahan lama, contohmya manisan nangka, mangga, dan lain sebagainya.
2. Bahan makanan hewani
  • Teknik diasinkan. Bahan makanan hewani diasinkan semoga lebih awet, contohnya telur asin dan ikan asin.
  • Teknik dikeringkan. Contoh materi makanan hewani yang dikeringkan yaitu udang ebi.
  • Teknik diasap. Bahan makanan diawetkan dengan cara pengasapan, contohnya ikan asap maupun daging asap.

Tips Menyimpan Bahan Makanan Tanpa Kulkas

  • Simpan dalam mangkuk berisi air

Tips pertama dengan menaruhnya di dalam mangkuk berisi air. Salah satu jenis makanan yang bisa kamu simpan dengan cara seperti ini adalah sayuran. Tapi kamu harus tetap mengonsumsinya dalam beberapa hari ke depan karena kesegaran sayuran tidak akan bertahan lama walaupun dengan cara ini.

  • Simpan di ruangan bersuhu dingin

Tips kedua dengan menyimpan bahan makanan dengan suhu yang dingin. Contohnya adalah dengan menaruh bahan makanan dekat dengan jendela terbuka pada malam hari (tapi harus dalam kemasan yang tertutup ya agar tidak terkena bakteri).

  • Simpan dalam mangkuk berisi es

Tips ketiga adalah dengan menyimpan bahan makanan di dalam mangkuk berisi es untuk membuatnya tetap segar. Disarankan untuk menggunakan es balok, tapi jangan lupa, kamu harus mengganti esnya begitu sudah mencair.

  • Mengeringkan bahan makanan

Tips keempat adalah dengan cara mengeringkan makanan. Yak, kamu bisa mengeringkan beberapa bahan makanan dibawah sinar matahari untuk menyimpannya. Hal ini biasanya berlaku untuk ikan-ikanan.

  • Simpan makanan di dekat jendela

Tips kelima menyimpan bahan makanan di udara yang dingin sebenarnya mampu membuat kesegarannya tetap terjaga. Tidak hanya dapat menggunakan air, udara salah satu bantuan untuk menyimpan bahan makanan. Jika memang tak ada kulkas di rumah Anda, gunakan saja area dekat jendela untuk menyimpan makanan. Tapi jangan simpan makanan di dekat jendela ketika ada sinar matahari langsung karena malah membuat makanan Anda jadi mudah busuk atau basi.

  • Pengasapan

Tips terakhir untuk tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkas disni adalah khususnya bagi anda yang tinggal di pesisir tentu cara ini merupakan cara yang sangat familiar untuk Anda. Ikan dan hasil laut yang lainnya sangat umum diawetkan dengan cara diasap. Pengasapan dengan cara tradisional dalam waktu yang lama juga dapat membuat makanan tertentu layak dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup lama.

Berikut penjelasan tentang tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkas yang bisa saya share. Selanjutnya kita akan membahas bahan makan yang sering dikonsumsi sehari-hari.

Bahan Makanan Yang Sering Dikonsumsi

1. Daging dan Ayam

Kenapa kadar air pada jenis bahan makanan ini perlu diperhatikan? Karna kadar air dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri sehingga mempercepat pembusukan pada daging. Cara yang paling efektif untuk menjaga daging dan ayam dari serangan bakteri, dengan cara direbus, kemudian disimpan dalam mangkuk yang ditutup oleh kain katun yang tipis.

2. Sayur-Sayuran

Sayur-sayuran dapat dilayukan di bawah sinar matahari, hal ini dapat membuatnya menjadi tahan lama. Pada jenis kentang dan wortel baik untuk dikonsumsi tanpa kulkas antara 3–5 hari. Bagi kalian yang menyukai sayur-sayuran seperti bayam dan kangkung belilah yang masih memiliki akar sehingga akar dari sayur-sayuran dapat direndam dalam wadah yang berisi air.

3. Susu

Hampir setiap orang menyukai susu, susu merupakan minuman yang bergizi tinggi dan dapat membantu pertumbuhan dan sebuah produk yang paling mudah terkontaminasi sehingga tidak bisa dikonsumsi lagi. Salah satu caranya dengan membeli susu Ultra High Temperature (UHT) dan diusahakan setiap membeli susu, hanya untuk sekali konsumsi pada satu hari, sehingga kadar gizinya tetap terjaga.

4. Telur

Telur juga salah satu makanan yang wajib ada. Karena telur mengandung asupan gizi, seperti protein yang ada di dalam telur. Telur, bisa dimasak dengan cara digoreng dan rebus. Telur juga bisa disimpan berhari-hari loh, dengan suhu tertentu.

5. Kornet

Kornet yang berbahan dasar daging juga bisa dijadikan menu untuk berbuka puasa atau sahur. Biasanya, kornet terbuat dari daging sapi yang diawetkan dalam air garam, kemudian dikemas dalam kaleng. Namun, Anda bisa mencampurkannya ke dalam telur dadar, atau dimasak dengan cara ditumis.

Suhu Yang Baik Untuk Menyimpan Bahan Makanan

Cara penyimpanan bahan makanan yang kurang baik, bisa menyebabkan kerusakan pada bahan makanan apalagi jika mempunyai bahan makanan dalam jumlah yang lumayan banyak. Maka dari itu kalian harus tahu tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkas yang baik berikut ini.

Tips Menyimpan Bahan Makanan Tanpa Kulkas – masing-masing bahan makanan pasti memiliki kategori sendiri dalam penyimpanannya. Semua itu tergantung pada jenis bahan makanan, seberapa banyak jumlah bahan makanan dan penempatan saat menyimpannya. Berikut pengelompokan bahan makanan sesuai jenis dan suhunya.

  1. Jenis bahan makanan daging dan seefood
  • Masa simpan dalam waktu 3 hari dengan suhu 5 derajat hingga 0 derajat Celcius.
  • Menyimpan untuk waktu hingga 7 hari dengan suhu -20 derajat hingga -4 derajat Celcius.
  • Untuk menyimpan yang lebih dari 7 hari bisa disimpan dengan suhu di bawah -11 derajat Celcius.
  1. Jenis bahan makanan telur dan susu
  • Waktu penyimpanannya dalam waktu 3 hari dengan suhu -5 derajat sampai 8 derajat Celsiius.
  • Waktu penyimpanan 7 hari dengan suhu di bawah -4 derajat Celcius.
  • Untuk masa simpan lebih dari 7 hari bisa simpan dengan suhu di bawah -4 derajat Celcius.
  1. Untuk jenis bahan makanan sayur atau minuman bisa di simpan dengan waktu simpan maksimal 7 hari dengan ketentuan suhu 7 derajar hingga 11 derajat Celcius.
  2. Nah, untuk jenis tepung, umbi-umbian dan biji-bijian simpan saja pada suhu kamar 24 derajat Celcius.

 

Penyimpanan Dalam Suhu Kamar

Sebaiknya untuk makanan olahan dan bahan makanan kering bisa Anda simpan dalam suhu ruangan yang suhunya harus Anda atur. Karena suhu ruang untuk penyimpanan jenis makanan ini membuat bahan makanan menjadi lebih tahan lama.

  1. Letakkan bahan makanan ke dalam rak dan usahakan jangan menempel pada dinding, lantai maupun langit-langit.
  • Agar sirkulasi udara segar dapat masuk ke dalam ruangan secara teratur.
  • Untuk mencegah dari gigitan tikus.
  • Agar membantu memudahkan saat membersihkan lantai.
  • Memudahkan saat melakukan
  1. Lakukan pengelompokan untuk jenis sayur dan jangan mencoba untuk mencampur jenis sayur Anda.
  2. Sediakan wadah untuk menyimpan bahan atau bumbu seperti gula pasir,garam, tepung. Hal itu dilakukan agar tidak mudah tercecer dan tidak membuat lantai kotor.

 

Para ibu rumah tangga biasanya sering berbelanja untuk kebutuhan dapur setiap harinya. Tetapi terkadang sering ada aktivitas yang sibuk sehingga belanja keperluan rumah tangga biasanya dilakukan seminggu sekali agar awet beberapa hari ke depan. Bahan makanan yang sering di beli biasanya seperti sayuran, buah atau lauk pauk bahkan daging, untuk jenis bahan makanan itu tentunya memerlukan cara penyimpanan yang khusus.

Untuk itu, disarankan jika selesai belanja, pisahkan dulu bahan makanan sesuai jenisnya. Pengelompokkan ini dilakukan agar mempermudah dalam menyimpan dan mengaturnya. Berikut tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkas agar lebih tahan lama.

Tips Menyimpan Bahan Makanan Tanpa Kulkas

  1. Atur ketebalan pada masing-masing jenis bahan makanan yang akan di simpan. Ini untuk meratakan suhu keseluruh bagian bahan makanan.
  2. Tempatkan jenis bahan makanan secara terpisah ke dalam wadah yang dapat di tutup dengan rapat.
  3. Simpan bahan makanan dalam ruangan agar dapat terjadi sirkulasi atau pertukaran udara dengan baik dan merata ke seluruh bagiannya.

Cara penyimpanan bahan makanan tanpa kulkas ini bisa Anda lakukan jika kondisi dalam kulkas Anda sedang penuh. Namun, selain baik untuk mengerti tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkas yang baik. Anda juga harus tahu bagaimana cara penyimpanan makanan dalam lemari es.

Bukankah banyak pengetahuan itu lebih baik, hehe. Jadi mari kita bahas, teknik menyimpan bahan makanan yang baik.

Menyimpan Bahan Makanan Dalam Lemari Es

  • Memisahkan bahan mentah dari makanan yang sudah siap atau akan di makan.
  • Gunakan kantong plastik untuk membungkus jenis bahan makanan yang memiliki bau mneyengat dan kemudian tutup dengan rapat. Bisa menaruhnya pada ulkas yang berbeda, jika tidak sebaiknya letakkan dengan posisi yang berjauhan dari bahan makanan lain.
  • Untuk makanan yang sudah terbuka sebaiknya segera dikonsumsi dan jangan simpan lebih dari 3 hari.
  • Hindari membuka tutup pintu lemari es agar bakteri dari luar tidak ikut masuk. Dan disarankan pisahkan kebutuhan sehari-hari dengan kebutuhan penyimpanan yang lama.

Keuntungan Penyimpanan Dingin

Walaupun tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkas baik untuk jenis bahan makanan tertentu. Namun ketahuilah bahwa ada banyak keuntungan dalam Anda menyimpan bahan makanan dalam kulkas. Ini dia simak ya.

  • Mampu menghambat kecepatan reaksi kimia dan enzimatis dan pertumbuhan metabolisme mikroorganisme yang diinginkan. Contohnya matangnya pada bahan makanan keju.
  • Mampu mengurangi perubahan rasa pada jeruk selama proses ekstraksi dan penyaringan.
  • Memudahkan proses pengalengan yang seperti pengupasan dan pembuangan biji buah yang akan diawetkan.
  • Mempermudah pemotongan daging dan pengirisan roti.
  • Meningkatkan larutan CO2 yang digunakan pada minuman bersoda. Pasalnya air yang dipakai ini masuk ke dalam proses pendinginan terlebih dahulu sebelum akhirnya di karbonotasi untuk meningkatkan larutan CO2.

Kerugian Penyimpanan Dalam Suhu Dingin

Selain banyaknya manfaat dalam menyimpan bahan makanan tanpa kulkas. Jangan salah, ada juga kerugian dalam menyimpan bahan makanan yang terlalu lama dalam lemari es.

  • Memungkinkan penurunan kandungan vitamin C pada buah yang Anda simpan.
  • Kurangnya terkstur pada buah dan sayur.
  • Berubahnya warna daging yang tadinya merah menjadi pucat dan tidak segar lagi.
  • Terjadinya ksidasi lemak.
  • Jaringan ikan yang melunak.
  • Rasa pada bahan makanan berkurang bahkan bisa menghilang.

Pengaruh Pendinginan Terhadap Bahan Makanan

Terdapat 2 pengaruh suhu pendingin terhadap jenis bahan makanan yang kita simpan dalam lemari es.

  1. Suhu yang menurun dapat menyebabkan penurunan proses kimia, mikrobiologi, dan biokimia. Semua itu tentu saja berhubungan dengan bahan makanan yang layu, rusak dan busuk.
  2. Untuk suhu di bawah 0 derajat Celcius, air dapat membeku dan setelah itu dapat memisahkan dari larutan lalu membentuk es. Apabila kristal es yang berukuran besar juga tajam itu bisa merusak tekstur dan sifat dari makan yang Anda simpan. Namun di sisi lain, kristal ini dapat berguna untuk mereduksi atau mengurangi jumlah mikroorganisme.

Kesimpulan

Terdapat beberapa prinsip untuk menyimpan bahan makanan, sebagai berikut:

  • Pisahkan bahan mentah dari makan siap disajikan.
  • Pisahkan bahan bmakan yang mempunyai bau yang mneyengat atau berbau tajam, dn bungkus dengan kantong plastik lalu tutup dengan rapat. Dan simpan pada tempat yang berjauhan dari bahan makanan lain.
  • Jangan simpan makanan lebih dari 3 hari, untuk makanan kemasan yang sudah di buka.
  • Lemasri es sebaiknya jangan sering di buka agar bakteri dari luar tidak ikut masuk.
  • Pisahkan keperluan bahana makanan sehari-hari dengan bahana makanan untuk masa penyimpanan yang lama.

Itulah beberapa hal terkait dengan pengertian dan pola materi makanan nabati dan hewani termasuk juga karakteristik, teknik pengawetannya dan tips menyimpan bahan makanan tanpa kulkas. Semoga info di atas bermanfaat dan memperlihatkan pengertahuan, khususnya bagi Anda yang belum memahami perbedaan materi makanan nabati dan hewani.