(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

Jenis Sayur Yang Tahan Lama – Sayuran merupakan semua jenis tanaman atau bagian tanaman yang dapat diolah menjadi makanan. Agar sayuran tetap segar dan tahan lama disimpan di lemari es, tapi ada kemungkinan layu dengan cepat. Berikut ini jenis sayur yang tahan lama agar awet, ada cara yang dapat Anda lakukan.

jenis sayur yang tahan lama

Cara Menyimpan Sayuran Yang Mudah Dilakukan di Rumah

Banyak cara agar sayuran yang kita beli dari pasar tradisional maupun pasar modern itu bisa lebih awet dan tetap segar ketika dimasak. Ini dia jenis sayur yang tahan lama, hendaknya saat membeli sayuran berikut Anda menyimpannya dengan benar agar tetap segar ketika dimasak. Sering kali kita menyimpan jenis sayur yang tahan lama, buah dan makanan dalam lemari es agar lebih awet.

Ya, lemari es adalah salah satu peralatan rumah tangga yang wajib dimiliki setiap keluarga dan bermanfaat untuk membantu menyimpan dan menjaga kualitas makanan. Namun, yang perlu Anda ketahui bahwa lemari es dapat mengubah cita rasa makanan.

Tahukah Anda bahwa kadang kita selalu salah menaruh atau menyimpan makan di dalam lemari es yang menurut kita bertujuan agar makanan tersebut lebih awet. Namun, itu salah karena justru akan merusak kualitasnya dan bahkan membuat jamur berkembangbiak. Berikut jenis sayur yang tahan lama yang tidak perlu disimpan dalam lemari es.

 

Berikut Jenis Sayur Yang Tahan Lama

1.Wortel

Wortel adalah jenis sayur yang banyak mengandung vitamin A dan jenis sayur yang tahan lama. Cara menyimpan wortel tidaklah sulit. Untuk penyimpanan dalam kulkas, wortel tak perlu dicuci. Proses cuci hanya dilakukan jika wortel akan dimasak.

Potong bagian daun dan masukkan batang wortel ke plastik berisi air dingin. Karena daun wortel bisa menyerap kelembaban batang, sebaiknya dipisahkan untuk dibuat sup atau kaldu sayur. Tutup wadah penyimpanan dan pastikan kedap udara, lalu masukkan ke kulkas. Wortel bisa tahan dalam kulkas selama 2 minggu.

2.Kentang

Ini salah satu jenis bahan baku untuk membuat berbagai macam jenis makanan dan juga menjadi bahan pangan utama untuk yang sedang menjalankan diet. Cara terbaik untuk menyimpan kentang adalah tidak menempatkannya bersama jenis sayuran lainnya. Apalagi, bila ditaruh berdekatan dengan bawang karena bisa memicu bawang mengeluarkan gas yang menyebabkan pembusukan lebih cepat.

3.Seledri

Seledri memiliki tangkai daun yang menebal dan pertumbuhannya memiliki suhu udara yang cukup lembab, seledri yang banyak dipakai dan ditanam adalah seledri daun. Simpan seledri utuh (jangan potong bagian atasnya atau akarnya) dalam air agar bisa tahan berminggu-minggu. Pastikan Anda rutin mengganti airnya.

4.Terong

Sayur ini termasuk yang disukai untuk vegetarian dan termasuk ke dalam manfaat sayur-sayuran dan digunakan sebagai keperluan memasak. Agar terong tahan lama dan tetap segar saat dimasak yang perlu dilakukan adalah meletakkannya di udara terbuka hingga terong matang. Ketika matang dan lembut, barulah siapkan terong untuk dimasak menjadi makanan yang lezat.

5.Jamur

Fungi atau jamur bukanlah tumbuhan dan berkembang biak dengan spora, biasanya berbentuk payung dan pada umumnya tumbuh di daerah berair atau lembap atau batang busuk.Cara terbaik menyimpan jamur adalah menempatkannya di dalam kantong plastik. Kemudian, beri lubang agar jamur mendapatkan sirkulasi udara.

6.Kubis

Kubis atau kobis bulat adalah nama yang diberikan untuk tumbuhan sayuran daun yang populer. Sayuran ini sering dipakai sebagai sajian lalapan.Cara terbaik untuk menyimpan sayuran ini adalah dengan menjauhkan kubis dari sinar matahari.

Berikut beberapa jenis sayur yang tahan lama tanpa disimpan dalam lemari es. Semoga dari penjelasan di atas dapat bermanfaat dan mulai sekarang bisa menyimpan sayuran dengan benar agar sayuran tetap segar.

7.Bawang putih

Gunakan kantong kertas dan simpan bawang putih di tempat yang sejuk dan gelap. Karena suhu dingin dalam lemari es mampu mengurangi cita rasa bawang putih dan mempengaruhinya menjadi tidak tahan lama. Selain itu, kondisi tempat yang dingin juga mampu menyebabkan jamur berkembangbiak.

8.Kangkung

Kangkung mengandung vitamin A, B1, C, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, sitosterol. Saat Anda belanja pilihlah kangkung yang muda dan segar dengan bentuk daun utuh dan batangnya terasa renyah. Sebaiknya diolah langsung karena kangkung mudah layu.

Sayuran ini dapat bertahan simpan 1 hari dengan cara mendam akar kangkung di ember, taruh di tempat teduh. Atau bisa disimpan dalam kulkas. Dengan cara petiki daun berikut batangnya yang muda, taruh dalam wadah kedap udara. Jangan cuci kangkung jika akan disimpan,

9.Cabai

Untuk menyimpan cabai cukup mudah caranya. Pilih cabe yang utuh dan segar dan pisahkan dari cabe-cabe yang terpotong, layu, busuk, ataupun kering. Jangan dicuci karena kondisi basah si cabe, akan membuat si cabe membusuk lebih cepat daripada kondisi normalnya. Masukkan ke dalam suatu wadah, tutupi lapisan koran kemudian tutup rapat-rapat.

Tiap dua hari sekali, buka wadah supaya ada pergantian udara. Bila perlu, ganti wadah dan kertas koran yang mungkin sudah lembab. Segera pisahkan cabe yang tampak layu atau kering atau mulai membusuk  dari yang lain agar stok cabe anda tak tertular.

 

Sayuran Ungu yang Menyehatkan

Banyak manfaat yang bisa didapat jika mnegonsumsi sayuran ungu berikut ini. Bukan hanya jenis sayur yang tahan lama berwarna hijau saja yang dapat menyehatkan tubuh, namun sayuran ungu juga dapat menyehatkan tubuh. Bahkan kandungan vitamin, mineral dan anti oksidan yang terdapat dalam sayuran ini lebih tinggi loh. Antioksidan merupakan zat yang dapat membantu tubuh untuk melawan radikal bebas.

Apalagi untuk ladies yang sedang menjalani diet, sayuran ini cocok untuk makanan yang kalian konsumsi. Berikut sayuran ungu yang menyehatkan itu.

Ladies juga dapat membaca artikel Sayuran Untuk Diet yang Baik Untuk Kesehatan

  • Blueberry

Buah yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita karena buah ini kaya akan antioksidan yang berupa antosianin, quercetin, dan kaempferol. Selain itu, buah ini juga mengandung banyak vitamin salah satunya vitamin K, dimana vitamin K dapat membantu proses pembekuan darah dan mencegah terkena osteoporosis.

Blueberry juga mengandung mineral, zat besi, kalsium, dan seng. Yang perlu kita ketahui, blueberry juga dapat mengatasi penyakit diabetes, penyakit jantung, Alzheimer, dan obesitas. Jadi, untuk ladies buah ini cocok untuk program diet kalian yaaa.

  • Bit Merah

Kandungan vitamin yang terdapat dalam buah bit merahyang keunguan ini cukup banyak loo, diantaranya vitamin A, C dan B6. Ubi bit merah ini pun memiliki sumber folat, serat, berbagai mineral, zeaxanthin, dan lutein.

oh yaa, nutrisi yang ada dalam bit ini, dapat mencegah risiko penyakit kronis yang lebih rendah. Nah, untuk kalian yang mempunyai riwayat penyakit anemia, bit ini dapat membantu mengendalikan tekanan darah dan dapat membantu menangkal demensia.

  • Kubis Ungu

Jenis sayur yang tahan lama dan banyak antioksidan yang terkandung dalam kubis ungu ini banyak lo, seperti flavonoid dan karotenoid. Bukan hanya blueberry saja yang mengandung banyak vitamin K, kubis ungu ini juga banyak mengandung vitamin K dan juga tinggi serat. Pasti kalian sudah tahu bahwa sayuran jenis ini dapat menurunkan resiko penyakit kanker dan penyakit jantung.

Maka dari itu orang yang terkena penyakit tersebut sangat disarankan untuk mengonsumsi sayuran ini. Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi sayur ini. Pasalnya sayuran ungu ini juga mengandung sulfur yang berpotensi menyebabkan pengumpulan gas setelah makan.

  • Kol Ungu

Nutrisi yang terkandung dalam kembang kol ungu sama seperti kembang kol putih, tetapi ketahuilah bahwa warna ungu yang terkandung di dalamnya itu ternyata muncul dari kandungan antosianin. Perbedaan lainnya, kandungan serat kembang kol ungu lebih tinggi daripada kembang kol yang putih. Manfaat dari sayuran ini untuk mengurangi risiko kanker, terutama paru-paru dan saluran cerna.

  • Anggur

Walaupun anggur bukan tergolong ke dalam daftar jenis sayur yang tahan lama tapi bisa kali ya dimasukan ke dalam daftar warna ungunya, hehe. Kandungan warna ungu atau biru ini mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Mandaat dari antioksidan yang terkandung dalam buah anggur ini beberapa di antaranya adalah flavonoid, polifenol, dan antosianin yaitu mengelola kadar gula dalam darah, mengurangi kadar kolesterol jahat, dan menjaga fungsi otak.

 

Cara Menyimpan Sayuran Masa Kini

  • Dikemas Menggunakan Film Plastic

Kemasan dalam bentuk ini memiliki kegunaan berikut : tampilan akan tampak bersih dan mewah , mengurangi penguapan yang berlebihan untuk memperpanjang kesegaran , melindungi sayur dari konta minasi silang.

  • Kemas dengan Trayfoam dan Film Plastic

Tata dan letakkan secara teratur  sayur di atas trayfoam kemudian dibungkus dengan menggunakan film plastic. Kemasan dalam bentuk ini memiliki kegunaan berikut : tampilan akan tampak lebih bersih dan mewah, mengurangi penguapan yang berlebihan untuk memperpanjang kesegaran, melindungi sayur dari kontaminasi silang , melindungi sayur dari kerusakan fisik yang diaki batkan oleh tekanan.

  • Kemas dengan Kantong Plastik

Masukkan sayur ke dalam kantong plastik dari jenis plastik PP atau ada juga jenis plastik PE . Kantong plastik diberi lubang pada beberapa bagian permukaannya untuk sirkulasi udara. Kemasan dalam bentuk ini memiliki kegunaan berikut : Mengurangi penguapan yang berlebihan untuk memperpanjang kesegaran, mengurangi kemungkinan kontaminasi silang.

  • Kemas dengan Vacuum Sealer

jenis sayur yang tahan lama

Sayur yang sudah diproses dimasukkan ke dalam vacuum sealer kemudian di vacuum hingga udara di dalam plastik menjadi hampa . Kemasan dalam bentuk ini memiliki kegunaan berikut : sayur yang dikemas siap dimasak hingga mengurangi limbah masalah sampah rumah tangga dari sayuran, menghemat waktu bagi konsumen karena sayur sudah siap untuk diolah tanpa memerlukan waktu untuk pembersihan atau pengupasan.

Cara Agar Sayuran Dapat Bertahan Sampai Satu Bulan

  • Sortir Sayuran Sebelum Disimpan

Ini salah satu cara yang tepat sebelum sayuran diletakkan ke dalam rak kulkas, atau menyimpan sayuran tanpa kulkas. Pisahkan antar jenis sayur segar dan sayuran layu atau kondisi daun yang sudah mulai mneguning. Jika ada sayuran yang masih ada akarnya, sebaiknya buang terlebih dahulu akar tersebut. Agar nantinya kesegaran si hijau saat disimpan tidak sampai berpengaruh pada kualitas.

  • Cuci Sampai Bersih

Saat Anda memilih sayurah hijau, usahakan hanya sayuran segar saja tersisa yang tersisa. Cara selanjutnya, bersihkanlah dengan menggunakan air mengalir sampai tidak ada satu pun kotoran menempel di dalamnya.

Apabila Anda ingin membersihkannya ke dalam wadah pencucian, boleh saja namun ketika air yang dipakai untuk mencucinya sudah kotor, sebaiknya gantikanlah dengan air bersih. Lalu cuci kembali sampai tidak ada kotoran atau debu yang terselip di dalamnya.

  • Keringkan Sayuran

Setelah dicuci dengan air proses pengeringan sayuran amatlah penting. Agar sayuran tetap awet meski menyimpannya tanpa kulkas sekalipun. Namun jika Anda menyimpan sayuran di kulkas dengan kondisinya yang masih dalam keadaan basah, justru hal itu akan membuat sayuran mudah sekali rusak atau membusuk.

Sebagai langkah tepatnya, gunakan pengering salad untuk mengeringkannya secara mudah dan cepat. Dan pastikan keadaan sayuran kering sempurna, sehingga siap untuk disimpan.

  • Gunakan Tisu

Tisu berguna sebagai pembungkus untuk mengondisikan si hijau segar tetap dalam keadaan kering. Ini merupakan cara untuk mencegah dari timbulnya kerusakan di saat menyimpan sayuran di rak kulkas. Agar dapat menyerap secara maksimal uap cairan yang dikeluarkan dari sayuran tersebut, jangan membasahi tisu dengan air.

  • Tutup Dengan Plastik

Membungkus sayuran merupakan cara sederhana untuk membuatnya awet saat disimpan. Gunakan kantong plastik jika ingin meletakkannya ke dalam kulkas agar lebih mudah saat mengeluarkannya. Untuk cara menyimpan sayuran tanpa kulkas, sebaiknya simpan di tempat sejuk. Agar kondisinya tetap awet, segar, bisa lebih mudah dalam mengolahnya, serta dapat terhindar dari kerusakan.

  • Lubangi Plastik

Lubangi plastik yang digunakan untuk membungkusnya karena sayuran yang disimpan juga membutuhkan udara segar agar tetap awet dan tidak rusak dalam jangka pendek. Seperti terlihat di mini market, berbagai macam buah dan sayuran disimpan dalam kulkas maupun freezer dengan keadaan pembungkus plastiknya diberi lubang.

  • Pakai Handuk Kering

Selain menggunakan plastik, gunakan kertas roti atau handuk kering yang tidak terpakai sebagai pembungkus alternatifnya. Kedua bahan ini dapat berfungsi menjadikan kondisi sayuran tetap segar saat disimpan. Oleh karena itu, cobalah menggunakan kedua bahan ini, kemudian barulah menyimpannya di dalam rak yang sudah tersedia di kulkas.

  • Sendirikan Tempat Sayuran

Usahakan berikan rak tersendiri untuk menyimpan sayuran dan jangan sampai tercampur dengan bahan lainnya. Apalagi mencampur tempat penyimpanannya dengan buah-buahan dalam satu rak di kulkas. karena gas pada buah tersebut memiliki reaksi untuk mempercepat proses pematangan yang mengakibatkan sayuran tak bisa bertahan lama, alias mudah membusuk.

  • Ambil Sesuai Kebutuhan

Sebaiknya ambillah sayuran secukupnya saja. Jangan keluar-masukkan sayuran tersebut dari dalam kulkas agar tetap awet, serta tingkat ketahanannya lebih terjamin. Cara ini berupa pencegahan agar sayuran tetap awet, bahkan tidak sampai rusak dalam waktu singkat ketika menyimpannya.

  • Periksa Sayuran Secara Berkala

Tujuan memeriksa setiap sayuran yang telah disimpan secara berkala agar dapat memastikan kondisinya masih segar, hijau, atau malah sebaliknya. Langsung saja segera memisahkannya dan membuangnya jika kondisi sayuran mulai rusak atau membusuk.

Sedangkan jika Anda menyimpan sayuran tanpa menggunakan kulkas, maka cukup setiap hari buka plastik dan bersihkan jika terdapat air mengendap di dalamnya.

  • Bekukan

Jenis sayur yang tahan lama dapat dibekukan di kulkas yakni rocket salad, kale, dan bayam. Cara untuk menerapkan menyimpan proses semacam ini, rebus terlebih dahulu selama beberapa menit, kemudian masukkan ke dalam wadah berisi es. Diamkan selama waktu 2 menit, barulah bisa menyimpannya ke dalam kulkas atau freezer untuk dibekukan.