(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

Cara Tepat Menyimpan Bahan Makanan – Bahan makanan yang paling umum dalam kehidupan kita sehari-hari adalah buah, sayur, daging, telur, beras, bumbu dapur, tepung dan lain-lain. Jika Anda termasuk penggemar yang membeli bahan makanan untuk persediaan selama beberapa minggu atau bahkan satu bulan, Anda harus tau bagaimana cara tepat menyimpan bahan makanan tersebut, karena hal tersebut akan memperpanjang umur simpan bahan makanan tersebut.

cara tepat menyimpan bahan makanan

Anda pasti tahu bahwa menyimpan bahan makanan adalah salah satu trik yang bisa membuat waktu masak jadi lebih efisien, sehingga Anda tidak harus bolak-balik berbelanja. Anda perlu mempelajari teknik penyimpanan yang tepat agar bahan makanan yang disimpan bisa awet tanpa kehilangan banyak nutrisinya.

Yang menjadi perhatian penting adalah bahan makanan harus disimpan di lemari es (suhunya harus 4º-8°C) atau di freezer (suhunya di bawah 0°C) supaya tak ada bakteri yang bisa berkembang biak. Jangan lupa baca Peluang Usaha Sayuran Segar dengan Modal Tidak Terlalu Besar

Cara Tepat Menyimpan Bahan Makanan Sesuai Jenisnya

Wortel, kentang, buncis, jagung, labu siam

Untuk sayuran yang masih kotor dan ada tanahnya, cuci bersih dan keringkan pastikan sayuran harus benar-benar kering agar tidak mudah busuk saat disimpan. Masukkan ke dalam plastik yang berlubang-lubang atau bungkus dalam kertas bersih lalu simpan di laci sayuran di lemari es.

Untuk sayuran yang Anda beli di pasar swalayan, umumnya sudah dalam kondisi bersih, sehingaa dapat langsung disimpan di laci sayuran di lemari es. Sayuran yang di simpan dengan cara berikut dapat bertahan hingga 1 minggu.

Bayam, taoge, kangkung, daun singkong

Sama dengan cara di atas, bungkus dalam plastik berlubang atau kertas bersih namun yang berbeda jangan cuci jenis sayuran ini. Simpan di laci sayuran. Akan bertahan hingga 2 hari. Jika direbus dulu selama 2 menit akan tahan lebih lama.

Kembang kol, kapri, brokoli, kol

Bungkus dalam plastik berlubang dan simpan di wadah kedap udara. Ini termasuk cara tepat menyimpan bahan makanan yang bertahan hingga 1 minggu, kecuali kapri yang cuma tahan 3 hari.

Ayam, Daging sapi & kambing

Cuci dengan air bersih lalu bumbui, dan simpan dalam wadah kedap udara. Diasarankan simpan di dalam freezer agar bertahan 2 bulan di dalam freezer.

Tahu & tempe

Rebus tahu dulu dengan sedikit  garam, lalu simpan dalam wadah kedap udara. Letakkan di rak penyimpan. Untuk tempe, dapat langsung disimpan di lemari es. Dapat bertahan hingga 1 minggu di lemari es.

Produk olah siap santap

Contoh dari produk olah siap santap adalah chicken nuggets, bakso, sosis. Untuk yang masih utuh dalam kemasan, cukup simpan dalam freezer. Jika kemasannya sudah terbuka, produk olahan harus dipindahkan ke wadah kedap udara lalu simpan di dalam  freezer. Ini akan bertahan 3 bulan jika kemasannya belum dibuka. Jika sudah terbuka, produk olahan tahan sekitar 2 bulan.

Rempah segar dan kering

Yang termasuk dalam golongan rempah kering seperti ketumbar, merica, daun salam, serai, jahe, lengkuas, kunyit, kemiri, cabai disimpan dalam wadah kering yang kedap udara dan ditaruh di tempat yang tidak lembap. Rempah yang segar harus dibungkus plastik berlubang dan disimpan di lemari es di wadah khusus sayuran. Bertahan 1 bulan di lemari es. Jika ingin cabai merah yang awet, keringkan dulu dengan cara dijemur atau dipanggang.

Makanan kaleng

Jika masih tertutup rapat, simpan di lemari yang tidak lembap. Bila kemasan sudah dibuka dan masih ada sisa bahan, pindahkan ke dalam wadah kedap udara, lalu simpan di lemari es. Untuk kemasan yang belum dibuka, umur simpannya tergantung dari waktu kedaluwarsa dari pabriknya. Jika sudah terbuka, perhatikan perubahan aroma dan bentuk fisiknya, apabila berjamur, berarti sudah kedaluwarsa.

Telur

Pertama cuci bersih telur untuk menghilangkan kotoran dan lap hingga kering. Simpan telur dengan meletakkan ujung yang kecil berada di bawah agar nggak cepat busuk. Cara ini akan memastikan kantung udara yang berada di atas tidak tertekan oleh berat telur sehingga nggak mudah pecah busuk. Telur dapat disimpan dalam kulkas selama 3-5 minggu.

Susu

Produk susu dan olahannya baiknya dimasukkan ke dalam kulkas. Khusus produk ini, kemasan menjadi hal yang sangat penting. Untuk menyimpan susu, alangkah baiknya menggunakan botol plastik sebagai pembungkus daripada kardus karton. Jika karton susu sudah dibuka, susu harus dikonsumsi dalam waktu 7 – 10 hari.

Biarkan keju, yoghurt, krim asam, susu, dan krim tetap dalam kemasannya. Untuk produk susu yang sudah dikonsumsi, jangan kembalikan ke wadah aslinya. Letakkan di mangkuk atau piring dengan bungkus plastik. Khusus keju yang sudah dikonsumsi, gunakan bungkus aluminimum foil. Untuk keju keras seperti cheddar dapat bertahan 3-4 minggu setelah dibuka. Sedangkan untuk keju lunak seperti ricotta dapat bertahan satu minggu setelah dibuka.

Bawang-bawangan

Jauhkan bawang-bawangan dari bahan makanan lain karena mengandung gas dan bau yang menyengat. Cuci bersih bawang setelah dikupas atau diiris, simpan dalam wadah plastik kedap udara sebelum dimasukkan ke dalam kulkas agar gas dan baunya nggak mencemari bahan makanan lain. Bawang bisa bertahan hingga 4 hari ke depan.

Beras

Pastikan beras disimpan di tempat yang kering, bersih, tidak berkarat, dan harus tertutup rapat agar tidak cepat lembab. Apabila kestabilan beras kurang seperti cepat lembab akan cepat berkutu dan berjamur. Agar  terhindar dari serangga, masukan belimbing wuluh atau asam jawa kering, karena serangga tidak menyukai bau dari salah satu bahan tadi.
Belilah beras yang mempunyai kualitas baik dari penjual beras. Jangan terlalu lama masa penyimpanan akan mengundang kutu yang akan merusak performa beras. Selalu menjaga kebersihan disekitar tempat menyimpan beras.

Tepung

Jauhkan tepung terigu dari bahan yang berbau menyengat. Simpan tepung terigu di tempat khusus, pastikan tempatnya bersih dan kering. Kamu dapat menyimpan bersama kemasan langsung atau memindahkannya ke tempat yang baru. Hindari mencampur dengan tepung yang lama dengan tepung yang baru. Meskipun tepung terigu tersebut dari merk dan jenis yang sama. Hal ini penting agar, tepung terigu terjaga kualitasnya.

Agar tetap awet dan tahan lama, simpan tepung terigu dalam lemari es. Pastikan kamu menyimpannya dalam tempat yang bersih dan tertutup rapat. Untuk menyimpan tepung dalam jangka waktu yang lama, freezer adalah pilihan yang tepat. Kamu dapat menyimpan tepung dalam freezer selama 48 jam untuk membunuh serangga dan kutu dalam tepung. Lakukan hal ini sebelum kamu memakai tepung yang akan kamu gunakan.

Cara tepat menyimpan bahan makanan yang salah akan menyebabkan makanan cepat basi bahkan membusuk. Apabila dikonsumsi oleh tubuh maka akan menimbulkan berbagai penyakit seperti penyakit pencernaan, mual, muntah-muntah bahkan keracunan.

Tips Sehat Menyimpan Makanan Dalam Kulkas

  • Supaya makanan dan minuman yang Anda konsumsi selalu terjaga dan dalam keadaan aman, perhatikan cara simpan yang benar dan perhatikan waktunya.
  • Hal yang sangat perlu diperhatikan, lihat kebersihan kulkas dan jangan lupa lihat tanggal kadaluarsa pada produk yang Anda beli.
  • Buang sesegera mungkin makanan yang sudah basi atau minuman yang rasanya sudah tidak enak. Atau terdapat bau dan tumbuh jamur.

CaraTepat Menyimpan Bahan Makanan – Setelah Anda mengetahui cara dan penanganan bahan makanan sesuai jenisnya dengan cara yang benar. Tentu Anda akan membuat makanan yang lebih nikmat dari biasanya, yang sehat dan aman untuk di konsumsi sehari.

Dampak Menyimpan Makanan Terlalu Lama

Cara Tepat Menyimpan Bahan Makanan – Sebaiknya apabila kita membeli bahan makanan dan salah satunya jenis sayuran, belilah dan pilihlah sayur yang masih dalam keadaan segar, dengan jumlah sesuai kebutuhan Anda saja. Usahakan jangan menumpuk makanan ke dalam kulkas dalam waktu yang lama, agar zat-zat yang terkandung di dalamnya tidak hilang. Karena zat-zat tersebut berguna untuk mengawetkan jenis sayuran tersebut.

Agar tetap pada kualitas yang baik , menyimpan dengan cara yang baik dan benar agar tidak ada perubahan dari nilai gizi dan sumber protein. Namun, juga ada beberapa jenis bahan makanan yang sifatnya tidak mengalami perubahan, contohnya gula dan makanan beku. Karena jumlah vitamin yang terdapat dalam bahan makanan ini berasal dari tumbuhan alami.

Akan tetapi tidak semua bahan makanan dapat Anda bekukan terutama untuk jenis sayuran yang memiliki kandungan air yang tinggi, misalkan tomat, mentimu dan seledri. Apabila Anda menyimpan sayuran jenis ini dengan cara pembekuan justru akan merusak tekstur dari sayuran tersebut.

Tips: Disarankan untuk membeli bahan makanan seperti sayur dan buah pilih dalam keadaan yang masih segar. Dan hindari menyimpannya terlalu lama di dalam kulkas, agar manfaat dalam buah dan sayur tetap terjaga serta nutrisinya pun juga terjaga.

Menyimpan Dengan Teknik Suhu Beku

Cara Tepat Menyimpan Bahan Makanan – Suhu beku adalah suatu tempat atau ruangan khusus yang digunakan untuk menyimpan bahan makanan beku yang memiliki suhu hingga -20 derajat Celcius. Ini biasanya digunakan sebagai tempat menyimpan daging serta makanan beku atau makanan kemasan dalam waktu yang relatif lama.

Perhatikan Penyimpanan Dengan Teknik Pembekuan

  1. Atur ketebalan bahan makana yang akan di dimpan dengan cara ini, agar suhu di dalamnya dapat menyebar secara rata dan keseluruhan.
  2. Pisahkan jenis bahan makanan dan tempatkan pada tempat terpisah atau dalam wadah terpisah. Gunakan wadah yang dapat menutup bahan makana secara rapat.
  3. Simpan bahan makana dalam tempat penyimpanan yang pertukaran udaranya baik, agar suhunya dapat terkena ke bahan makanan secara merata.
  4. Hindari mengisi terlalu penuh agar suhunya tetap stabil sesuai kebutuhan makanan Anda.
  5. Pisahkan bahan yang masih mentah dari makanan yang siap dikonsumsi.
  6. Gunakan kantong plastik untuk menyimpan bahan makanan yang memiliki bau tajam dan jangan lupa pisahkan agar tidak mengkontaminasi bahan makanan lainnya. Usahakan penempatannya berjauhan.
  7. Sebaiknya makanan yang sudah disimpan dari dua atau tiga hari, segera dipakai atau dikonsumsi kembali.
  8. Jangan terlalu sering membuka tempat penyimpanan, agar tidak terkontaminasi oleh bakteri dari luar. Pisahlan anatra keperluan sehari-hari dengan keprluan yang ingin disimpan.

Fungsi Penyimpanan Bahan Makanan

Cara Tepat Menyimpan Bahan Makanan – Hal ini sangat penting pasalnya menyimpan bahan makanan memiliki peranan yang begitu penting dan besar. Dimana jika tidak terpenuhi makan ketersediaan akan tergangggu. Dapat disimpulkan bahwa fungsi penyimpanan bahan makanan snagat penting sebagai berikut.

  • Ketersediaan bahan makanan yang terjamin dalam stok yang relatif banyak untuk beberapa tujuan, seperti konsumsi, dagangan, bahan baku industri.
  • Menjamin tersedianya bahan pangan yang bermutu, aman, dan bergizi.

Terdapat beberapa faktor dalam penyimpanan yang bisa dilihat saat ini :

  • Faktor lingkungan, seperti suhu dan komposisi atmosfir.
  • Memilki sifat dan karakteristik bahan makanan, seperti kadar air.
  • Cahaya
  • Lakukan tindakan keamanan sebelum menyimpan bahan makanan, seperti waktu dan cara panen serta penanganan bahan.
  • Gunakan wadah untuk tempat penyimpanan
  • Agen atau hama perusak (serangga, kapang)

Faktor yang mempengaruhi penyimpanan dapat menyebabkan proses penyimpanan tidak dapat berlangsung lama. Contohnya seperti yang di bawah ini.

  • Kelembaban

Proses penyimpanan ini perlu diperhatikan pasalnya ini adalah faktor besar dari kerusakan saat proses penyimpanan. Selain itu, juga dapat menyebabkan hilangnya gizi pada bahan makanan, seperti vitamin dan riboflavin.

  • Oksigen

Perhatikan suhu udara pada ruangan penyimpanan, ini karena dapat mengakibatkan hilangnya vitamin pada bahan makanan, serta dapat membuat rasa dan warna menjadi berubah.

  • Cahaya

Mengakibatkan kehilangan warna, vitamin dan rasa dari bahan makanan yang Anda simpan. Juga dapat mempercepat reaksi pembusukan.

  • Suhu

Suhu dalam penyimpanan yang berlebihan dapat menyebabkan kualitas dari bahan pangan menjadi menurun.

Tujuan Menyimpan Bahan Makanan

Cara Tepat Menyimpan Bahan Makanan – Tujuan dari penyimpanan bahan makanan ini sendiri adalah bahan makanan dalam jumlah yang banyak mampu bertahan lama sesuai yang kita inginkan. Selain itu, juga agar dapat merawat bahan pangan kering atau basah sesuai dengan jenisnya, tips cara menata , dan memelihara dari segi kualitas ataupun kuantitas di gudang-gudang makanan.

Tujuan lain dari penyimpanan ini agar bahan makanan yang tersedia siap digunakan dengan kualitas dan kuantitas yang tepat sesuai dengan perencanaan. Dengan alasan yang beraneka ragam, mulai dari stok makanan, menyimpan makanan yang tidak habis soalnya kalo dibuang mubadzir, hingga alasan jika tiba-tiba ada tamu yang berkunjung ke rumah.

Alasan Pentingnya Menyimpan Makanan, Agar…

  1. Kualitas makanan menurun

Sudah tahu bukan bahwa makanan yang Anda masak juga memiliki waktu kadaluarsanya. Karena semua jenis makanan pasti dapat busuk dan akhirnya tidak layak untuk dikonsumsi lagi. Walaupun terkadang tampilan dan rasa tidak berubah.

  1. Makanan yang terbuang banyak

Apabila kulkas tersu diisi dengan bahan makanan, lama kelamaan makanan akan tertutupi yang akhirnya membuat kita lupa bahwa kita mempunyai stok makanan dalam kulkas. Selain menyebabkan jadi buang-buang makanan yang membuat penumpukan sampa di bumi semakin banyak.

  1. Membuat tubuh obesitas

Apa kalian pernah mendengar bahwa menumpuk makanan dalam kulkas dapet menyebabkan obesitas? Ya, hal ini dikarenakan masih ada beberapa orang jika membuang makanan itu mubadzir. Jadi, ada sebagian orang yang terpaksa memakan makanan itu sendiri daripada membuangnya.

  1. Membuat tagihan listrik membengkak

Nah, ini dia semakin banyak Anda mengisi lemari es Anda justru akan membuat lemari es bekerja lebih keras untuk tetap memastikan dan menyetabilkan suhu dingin dalam kulkas. Padahal, kulkas merupakan salah satu dari perabot rumah tangga yang paling sering digunakan dan juga banyak memakan tagihan listrik karena tidak pernah berhenti bekerja.

Yang kemudian, membuat tagihan listrik rumah Anda pun menjadi membengkak dan penghematan akan sulit kita lakukan.

Maka dari itu sangat penting untuk menempatkan makanan ditempat yang tepat dan dengan cara tepat menyimpan bahan makanan dan baik sehingga makanan akan lebih awet dan tidak cepat mengalami pembusukan. Jika dirasa makanan tersebut hampir basi sebaiknya makanan tersebut tidak usah dikonsumsi.