(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

Semua orang pasti tahu apa itu sosis. Apakah Anda termasuk yang suka menyantap sosis? Makanan berbetuk lonjong ini bisa didapatkan dimana saja, mulai dari pedagang kaki lima hingga supermarket sekalipun. Ya itu karena sosis makanan yang sangat familiar di Indonesia. Banyak sekali jenis dengan daya tahannya yang cukup lama, jika Anda menyimpannya dengan benar. Berikut cara menyimpan sosis agar awet.

Sejarah dari Sosis

Bahan pangan yang berbahan dasar dari daging cincang yang selanjutnya dibungkus dengan bungkus khusus berbentuk lonjong. Makanan yang mempunyai bentuk yang panjang ini semakin hari semakin terkenal dan dari anak kecil hingga orang tua pasti menyukai ini.

Membicarakan tentang sosis pastinya yang perlu dibayangkan yaitu pangan olahan yang dibuat dari daging sapi maupun ayam yang dicincang. Sesuai dengan sejarahnya pangan ini (sosis)  berasal dari bahasa latin adalah Salsus yang memiliki arti diasinkan atau diawetkan.

Kira-kira tahun 300 SM (sebelum masehi) sesuai dengan asal sosis dibuat di Irak, masyarakat disana dulu menggiling daging yang lalu mereka memberinya garam dan bumbu. Selanjutnya daging tadi dibungkusnya dengan bentuk selongsong ke dalam usus hewan. Bahan pangan ini dahulu mereka buat sebagai bahan pangan jika sedang mengalami masa paceklik.

Nah, di era yang saat ini bahan pangan sosis ini sudah diketahui oleh seluruh orang di penjuru dunia. Ya, semakin ke sini sosis semakin populer dan Jerman menjadi negara yang paling populer karena ada salah satu penjual yang membuat daging giling ini yang cara mengawetkannya dengan cara diasapi.

Untuk sekarang ini cara pembuatan sosis ada berbagai cara dan cara menyimpan sosis agar awet pun ada berbagai cara, namun yang sering dilakukan dengan menaruhnya dalam freezer.Sekarang Anda perlu tahu cara menyimpan sosis aga awet berikut iini.

Cara Menyimpan Sosis Agar Awet Sesuai Jenisnya

Ya karena banyaknya jenis sosis dan beda jenis sosis beda pula cara penyimpanannya. Tidak semua jenis sosis disimpan di kulkas. Ada beberapa jenis sosis dan cara penyimpanan sosis agar awet yang sebaiknya dismpan dalam suhu ruang saja.

1. Sosis Mentah

Sosis mentah termasuk salah satu sosis yang biasanya kita jumpai dan biasanya dipajang di freezer saat berada di supermarket. Pastikan jenis sosis yang satu ini harus disimpan di tempat yang dingin agar dapat bertahan lama. Untuk sosis mentah yang kemasannya masih utuh hanya perlu disimpan di rak kulkas biasa. Namun, untuk sosis yang sudah dibuka bisa dimasukkan ke dalam freezer. Mengapa begitu?
Karena daya tahan sosis mentah yang sudah dibuka hanya dapat bertahan dalam waktu 3-5 hari meskipun disimpan di dalam freezer. Sedangkan untuk sosis mentah yang masih dalam kemasan utuh bisa disimpan sesuai tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan.

2. Sosis Asap

Sosis jenis ini sering dijumpai di pasaran. Mengapa dinamakan sosis asap? Dinamakan sosis asap ya karena proses pembuatannya yang diasapi. Jika sosis mentah tidak dapat bertahan lama setalah kemasannya dibuka, untuk sosis asap ini mampu bertahan hingga 2 minggu walaupun kemasannya sudah dibuka. Sosis asap dikenal lebih awet dan bisa disimpan tanpa kulkas.Walaupun tanpa kulkas cara penyimpanan sosis agar awet bisa ditaruh di tempat yang sejuk dan kering.

3. Sosis Kering

cara menyimpan sosis agar awet

Jenis sosis kering ini memilliki daya tahan lama hingga 3 minggu dalam suhu ruangan, ya memang berbeda jika dibanding jenis sosis lainnya. Namun, jika Anda ingin menyimpannya dalam freezer pun tak masalah, itu lebih baik karena sosis kering dapat tahan lebih lama.
Yang perlu Anda tahu bahwa sosis kering dimasak dengan cara fermentasi, seperti dry salami, pepperoni, dan cervelat. Anda dapat menemukannya di supermarket atau meat shop modern. Namun, jenis sosis yang paling banyak digunakan adalah sosis mentah karena bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan bisa dimasak dengan cara apapun.

4. Sosis Siap Makan

cara menyimpan sosis agar awet

Anda tahu bukan bahwa saat ini ada berbagai merk sosis siap makan yang dijual di supermarket bahkan kantin-kantin sekolah. Nah cara menyimpan sosis yang satu ini sebenarnya sangat mudah karena tidak memerlukan kulkas. Bahkan, jenis sosis ini juga tidak disimpan di dalam freezer saat dijual di supermarket. Meskipun kemasannya sudah dibuka, sosis siap makan ini bisa tahan lama sampai tanggal kadarluarsanya.

 

Ciri Sosis Alami dan Baik Dikonsumsi

Selain cara menyimpan sosis agar awet, Anda juga harus tahu ciri sosis yang baik dikonsumi sehari-hari karena persaingan penjualan yang saat ini semakin meningkat. Sering kali penjual sosis berbuat curang agar produk yang diualnya tetap laku di pasar Indonesia ini. Bahkan sosis saat ini mengandung bahan kimia agar masa pengawetannya dapat bertahan lama, pastinya itu berbahaya bukan untuk anggota keluarga yang gemar dengan sosis.

Untuk sosis yang mengandung bahan kimia berbahaya dapat dilihat dari warna yang begitu mencolok. Nah maka dari itu terdapat sosis yang dibuat dengan cara alami.Untuk sosis alami dapat dibuat dengan cara yang begitu mudah yaitu hanya dengan menggiling daging dan settelah itu campuri dengan bumbu yang sudah disiapkan dan tambahkan tepung. Lalu masukan ke dalam wadah yang sudah disiapkan.

Dan cara mengenali ini mudah saja, cukup bedakan sosis alami dan sosis yang mengadung bahan kimia berbahaya dalam cara pembuatan.Dan simak penjelasan berikut.

Berikut Ciri Sosis Alami Yang Baik Dikonsumsi Untuk Kesehatan

  • Menggunakan kemasan dan mempunyai keterang yang lengkap, seperti pabrik pembuat, alamat, tanggal kadaluwarsa, informasi gizi dan nutrisi, cap halal dan keterangan registrasi dari BPOM.
  • Sosis yang berbahan dasar daging sapi biasanya berwarna coklat kemerahan dan untuk sosis berbahan ayam warnaya coklat pucat.
  • Bila dicium mempunyai aroma daging sapi atau ayam yang pastinya ini alami.
  • Apabila Anda menekannya teksturnya agak kenyal dan tidak terlalu keras.
  • Jika dipotong akan kelihatan teksturnya berpori kasar, hal itu karena tekstur alami dari adonan daging.
  • Saat dimasak warnaya yang dimiliki tidak akan luntur dan tidak terlalu mengembang.
  • Kuatnya rasa daging dan bumbu yang digunakan.

Oke, jangan lupa untuk tetap tetap jaga kondisi sosis agar tetap baik dengan cara menyimpan sosis agar awet.

Ciri Sosis Dengan Bahan Kimia

  • Dijual tanpa mneggunakan kemasan.
  • Warnanya yang mencolok dan hampir sama dengan pembungkus.
  • Saat dicium akan tercium aroma obat bukan aroma daging.
  • Mempunyai tekstur yang keras dan sangat kenyal.
  • Jika dipotong teksturnya halus tidak ada pori dan licin.
  • Apabila dimasak warnanya akan luntur.

 

Cara Memillih Sosis Yang Berkualitas Baik

Selain cara penyimpanan sosis agar awet, memilih sosis yang baik sangatlah penting, karena sering kali ada jenis dan merek sosisnya sama namun warnanya berbeda. Perbedaan warna tersebut karena salah satu dari sosis tersebut sudah rusak. Memillih sosis juga perlu untuk mendapatkan gizi dan manfaat maksimal dari daging yang diolah menjadi sosis

Beberapa tips untuk memilih sosis yang berkualitas.

  1. Pilih sosis dengan merek familiar dan kemasannya bagus
    Karena banyaknya permintaan sosis yang meningkat, produsen sosis yang membuat banyak merek sosis siap pakai. Hindari kemasan sosis yang cacat, rusak, maupun sobek. Pastikan memilih sosis bermerek yang kualitasnya lebih terjamin.
  2. Cek label pada kemasan
    Pastikan sosis yang dipilih memiliki merek dagang resmi BPOM  dan label halal dari MUI agar terjamin kehalalannya untuk konsumen muslim. Jangan ragu untuk mengambil yang masih lama tanggal kadaluwarsanya. Selain itu cermati juga tanggal kedaluarsa agar sosis masih layak untuk dikonsumsi.
  3. Cermati tempat penyimpanan
    Hindari membeli sosis jika penyimpanannya kurang baik. Karena cara penyimpanan sosis agar awet juga penting untuk kesehatan. Sosis siap makan cukup disimpan di suhu ruang sedangkan untuk sosis yang perlu dimasak kembali harus disimpan pada freezer.
  4. Waspada promo harga sosis yang murah
    Sosis yang berbahan dasar dari daging cenderung memiliki harga yang mahal. Jika memilih sosis yang dijual dengan harga promo, pastikan sosis yang dipilih berasal dari perusahaan yang terpercaya. Jangan lupa juga untuk lihat label pada kemasan sosis untuk cek tanggal kedaluarsa.
  5. Periksa keadaan sosis sebelum dimasak
    Periksa kondisi fisik, sosis pada saat dimasak tidak terlalu mengembang, dengan teksturnya yang kenyal juga tidak terlalu keras. Setelah dimasak, sosis yang baik dan aman akan mengeluarkan aroma daging, bukan mnegeluarkan aroma obat atau bau asam. Warna alami pada sosis tidak akan luntur saat pemasakan.

Cara Menyimpan Sosis di Lemari Es

Mengingat di Indonesia sosis mentah adalah jenis sosis yang paling banyak dikonsumsi, Anda perlu tahu cara menyimpan sosis agar awet. Sebagian besar orang pasti mengawetkan sosis dengan cara menyimpannya dalam kulkas. Berikut adalah langkah-langkah menyimpan sosis di dalam kulkas:
  • Setelah membeli sosis, segera masukkan sosis yang kemasannya masih utuh ke dalam rak kulkas, tetapi jika ingin sosis yang Anda beli lebih awet, masukkan ke dalam freezer dengan pengaturan suhu 10-16 derajat celcius.
  • Sosis yang kemasannya sudah dibuka harus segera disimpan di dalam freezer agar lebih tahan lama.
  • Jika ingin sosis yang disimpan lebih tahan lama, keluarkan sosis yang kemasannya sudah dibuka, lalu bungkus sosis dengan aluminium foil sampai rapat. Masukkan bungkusan sosis tersebut ke dalam freezer. Aluminium foil yang kedap udara akan menjaga sosis tetap segar dan tidak terkontaminasi aroma makanan lain yang juga disimpan di dalam freezer.
  • Apabila Anda hendak menggunakan sosis tersebut, keluarkan sosis dari kulkas dan biarkan pada suhu ruang selama 1 jam atau sampai hawa dingin dari sosis tersebut benar-benar hilang.

 

Tips Mengawetkan Sosis Tanpa Kulkas

Jika di rumah Anda tidak ada kulkas, Anda bisa menggunakan cara menyimpan sosis agar awet dengan tips ini. Meski tidak disimpan di lemari es, beberapa cara berikut ini membuat kualitas sosis akan tetap terjaga.

1. Mangkuk berisi air
Menyimpannya dalam semangkuk air  adalah cara yang baik untuk menyimpannya. Disarankan dalam hal ini menggunakan air dingin saja. Sosis yang masih dalam kemasan utuh akan baik-baik sjaa saat direndam di dalam air. Namun pastikan Anda mengkonsumsinya dalam beberapa hari ke depan karena bentuk penyimpanan ini tidak bisa membuatnya bertahan lama.

2. Udara dingin
Taruh makanan di dekat jendela yang terbuka pada malam hari karena udara dingin bisa membuat makanan tetap segar dalam waktu yang lama.

3. Mangkuk berisi es
Sosis dan beberapa makanan lain pun bisa disimpan dengan trik ini. Dengan cara menyimpan makanan dalam semangkuk es akan membuatnya tetap segar. Anda bisa membeli es di pasar atau warung terdekat. .

4. Pengeringan
Makanan tertentu bisa disimpan dengan cara dikeringkan di bawah sinar matahari.

 

Bahan Untuk Membuat Sosis

  • Yang pertama tentunya daging, karena ini merpakan bahan utamanya. Bisa gunakan jenis daging ternak apapun, pasalnya daging mempunyai sumber protein yang baik.
  • Dalam proses pembuatan sosis ini dibutuhkan lemak agar membentuk sosis menjadi empuk dan kenyal dan menyetabilkan rasa dan aroma. Lemak yang ditambahkan hanya 25% saja dari jumlah berat daging untuk menguatkan tekstur dalam proses pembuatan.
  • Kadar protein yang dibedakan berdasarkan bahan pengikat dan pengisi. Protein tinggi yang terkandung dalam bahan pengikat dan kandungan dari bahan isi adalah karbohidrat. Dan bahan yang umum dipakai tepung-tepungan seperti, terigu, tepung tapioka, tepung beras, tepung roti, tepung ubi, tepung kentang.
  • Tambahkan air atau es dalam bentuk cube, ini digunakan untuk menjaga suhu agar tetap rendah selama masa pencampuran adonan. Selain itu, peran air berfungsi unutk melarutkan garam dan protein sarkomaplas.
  • Fungsi penambahan garam selain untuk memberikan rasa pada sosis sendiri, juga berfungsi sebagai pengawet alamai dan melarutkan protein. Apalagi jika menggunkan garam dapur, ini sangat berpengaruh sekali pada volume kembang dan daya ikat air dalam daging. Nah, untuk garam alkali berfungsi untuk mempertahankan warna, mengurangi menyusutnya saat proses masak dan penyetabil emulsi.
  • Bumbu yang digunakan sebagai bahan tambahan lain agar sosis semakin nikmat adalah, gula dan rempah-rempah. Untuk jenis sosis yang sudah mempunyai rasa internasional biasanya telah ada bumbu jadi dalam kemasan.

Jika Anda sudah tahu bahan apa saja untuk pembuatan sosis, Anda juga harus tahu cara menyimpan sosis agar awet

Kesimpulan

Berikut penjelasan tentang cara menyimpan sosis agar awet, mulai dari jenisnya, pemilihannya dan juga cara penyimpanan dengan kulkas dan tanpa kulkas. Usahakan mulai sekarang Anda memilih makanan kemasan yang baik untuk keluarga Anda. Atau jika Anda ingin membuatnya sendiri juga lebih baik. Anda bisa membaca Cara Membuat Nugget Ayam yang Enak dan Praktis

Karena buatan sendiri akan jauh lebih sehat dan tentu saja Anda bisa memastikan bahwa itu baik untuk dikonsumsi keluarga Anda. Apalagi untuk para moms jaman now, pastikan Anda lebih pintar memilih jenis bahan olahan kemasan untuk si kesil atau bisa mulai belajar untuk membuatnya sendiri.

Dari artikel ini tentunya sudah banyak pengetahuan bukan untuk lebih mengenal makanan kemasan itu apa. Dan cara memilih makanan kemasan ini sesuai jenisnya dan ciri-ciri yang baik bagaimana. Dan dapat disimpulkan bahwa Anda bisa menyimpan sosis ini di freezer agar tetap awet.

Pilihlah sosis yang sudah mempunyai merek dan terdaftar dalam BPOM serta nomor registrasinya tertera pada kemasan tersebut. Kenali sosis sesuai jenisnya agar Anda tidak salah saat memasaknya dan kenali ciri sosis yang baik dan aman saat dikonsumsi. Dan jangan lupa cara menyimpan sosis agar awet dengan cara yang benar ya moms.

Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan untuk pagi ini, eh dini hari sih ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian dan jangan lupa biasakan membaca ya.